ARTIKEL

1. Pengaturan barang Fast moving dan Slow moving.

Barang Fast moving (sering laku) memberikan kontribusi pada penjualan toko (omset) sebesar 80%, sedangkan barang slow moving (lakunya biasa-biasa saja) hanya memberi kontribusi pada penjualan toko 20%.

Pertanyaan berikutnya, jika hanya sedikit menyumbang omset, kenapa barang slow moving ini disediakan juga?

Barang Slow moving jika tidak disediakan akan dianggap toko kita tidak lengkap, misalkan di toko kita Kabel charger adalah barang Fast moving dan Flashdisk adalah barang Slow Moving, pelanggan yang niatnya membeli Kabel charger sekalian flashdisk jadi batal karena flash disknya tidak kita sediakan. Selanjutnya bagaimana cara mengatur dan perimbangan antara barang fast moving dengan slow moving? Ada 2 pasal aturannya:

1. Barang fast moving jangan sampai kosong (fatwa: haram hukumnya jika kosong)

2. Barang slow moving jangan sampai kelebihan (barang ini seperti kita memegang bara yang panas, terlambat melepas tangan kita terbakar), sediakanlah stok nya setiap item sesedikit mungkin.

 

2.  ITO dan Laporan Keuangan

Pastinya Rekan-rekan sudah familiar yaa dengan istilah ITO (Inventory Turn Over) ?
Materi tentang ITO sudah sering disampaikan oleh Suhu Wan dan juga Mentor-mentor Amri, specially Mentor Amri Nasional Spesialias ITO bang Cucu Saepulloh .
Pada kesempatan ini perkenankan saya menyampaikan mengenai hubungan ITO dengan Laporan Keuangan Bisnis yaitu Neraca dan Laporan Laba-Rugi.
Seperti yang telah kita ketahui bersama, ITO menggambarkan lamanya perputaran stok dari persediaan barang yang kita miliki, baik secara global, per kategori barang, maupun per item produk.

Sekilas mengutip rumusan ITO:

ITO = Stok Barang (Rata2)/Omset
perhari

Dari rumusan ITO diatas, kita bisa melihat bahwa ITO mencerminkan dua komponen yang ada pada laporan keuangan, yaitu Stok barang (inventory) pada Laporan Neraca dan Omset/Sales) pada Laporan Laba-Rugi .

semakin effisien kita mampu mengatur persediaan stok di toko kita (konsep fastmoving, slow moving dan dead stock) akan semakin bagus ITO usaha yg kita dapatkan, begitu juga dengan penjualan, semakin tinggi penjualan yg kita hasilkan, akan mempersingkat waktu perputaran stok barang di toko kita, sehingga ITO ljuga akan semakin bagus.
Sekali lagi, memahami konsep ITO sangat penting bagi kita pelaku bisnis retail, agar cash flow usaha terjaga dan barang tidak jadi dead stock

Leave a Reply